Mau TANAH SEHAT TANAMAN TERBEBAS PENYAKIT ?

Mau TANAH SEHAT TANAMAN TERBEBAS PENYAKIT ?

Tanah merupakan suatu media penunjang untuk membantu kehidupan semua mahluk hidup yang tersusun atas mineral dan bahan organik.

Apa FUNGSI TANAH ?

  • Sebagai tempat tumbuh dan berkembangnya akar tanaman.
  • Menyediakan kebutuhan untuk tanaman (Air, udara dan makanan).
  • Tempat berkembang biaknya organisme (mikroorganisme) yang menguntungkan bagi tanaman.

Bagaimana CIRI TANAH SEHAT ??

Ciri tanah yang sehat adalah Tanah tersebut memiliki tekstur yang gembur (Tidak keras), menghasilkan tanaman yang sehat, tanah sehat tidak mudah kekeringan (tetap lembab ketika musim kering/kemarau), menghasilkan tanaman yang tidak mudah roboh, memiliki tingkat ph yang netral, dan hasil panen selalu meningkat.Sedangkan

CIRI TANAH SAKIT ??

Ciri tanah yang sakit adalah tanah tersebut mempunyai tekstur tanah yang keras, tanaman mudah/sering terserang penyakit, tanah mudah kering, tanaman gampang roboh dan hasil panen tidak stabil (cenderung gagal panen).

BAGAIMANA KONDISI LAHAN PERTANIAN YANG ADA SEKARANG???

Kebanyakan lahan pertanian di Indonesia mengalami kerusakan yang berat atau tidak sehat dan bisa dikategorikan sakit. Ciri tanah yang sakit adalah kebalikan dari tanah yang sehat. Penyebab tanah menjadi tidak sehat bahkan cenderung sakit adalah :

  • Tanah tidak pernah istirahat (ditanami terus menerus).
  • Sedikit/tidak ada unsur organik dalam tanah.- Residu kimia & logam berat tinggi.
  • Penggunaan pupuk kimia terus bertambah jumlahnya.
  • Tidak adanya bakteri menguntungkan.

Tanah merupakan rumah bagi tanaman. Apabila rumahnya sehat maka penghuninya juga akan sehat. Jadi jika Tanahnya sehat maka tanaman juga akan sehat tapi sebaliknya jika tanahnya kotor dan sakit maka tanaman juga akan menjadi sakit. Secara bagan dapat diilustrasikan seperti dibawah ini :

Tanah sakit diawali oleh kerusakan tanah akibat residu kimia dan logam berat dalam tanah yang tinggi. Penyebabnya adalah pemakaian pupuk kimia yang berlebihan (over dosis) dan pestisida kimia (insektisida, fungisida, herbisida, dll) yang kemudian akan mengendap dalam tanah. Sisa-sisa pupuk kimia yang tertinggal di dalam tanah ini, bila terkena air akan mengikat tanah seperti lem/semen. Setelah kering, tanah akan lengket satu dengan lain dan keras (tidak gembur lagi). Selain keras, tanah juga menjadi masam. Kondisi ini membuat organisme-organisme pembentuk unsur hara dan penyubur tanah menjadi mati atau berkurang populasinya. Selain pupuk kimia pestisida kimia juga membawa dampak kerusakan yang berat terutama yang langsung berkaitan dengan tanah. Pestisida jenis herbisida (racun rumput) membuat kerusakan paling besar karena aplikasinya langsung mengenai tanah. Sehingga mikroorganisme (bakteri menguntungkan) banyak yang mati karena aplikasi herbisida tersebut. Apabila bakteri yang menguntungkan dalam tanah tidak ada maka yang terjadi adalah bakteri dan jamur pathogen akan berkembang biak dengan cepat yang akhirnya tanah menjadi sakit.

 

Bagaimana mengembalikan kesuburan dan kesehatan tanah tersebut? Adalah dengan menambahkan bakteri – bakteri menguntungkan yang hilang akibat pemakaian pupuk kimia berlebihan dan pestisida kimia terutama herbisida. Bakteri-bakteri tersebut harus bakteri pilihan dan tangguh agar dapat menguraikan residu kimia dan logam berat dalam tanah secara cepat.

Bagaimana cara mendapatkan bakteri yang dapat mempercepat menguraikan residu kimia dan logam berat dalam tanah? Hanya dengan satu produk yaitu POC GDM yang mempunyai komposisi lengkap dengan kandungan 7 bakteri pilihan dan tangguh untuk mempercepat menguraikan residu kimia dan logam berat dalam tanah. Sehingga akan membuka pori-pori tanah yang keras dan menjadikan tanah menjadi gembur, subur dan tidak mudah kekeringan karena daya tampung air dalam tanah akan menjadi lebih besar. Selain itu bakteri menguntungkan dalam GDM juga akan menghilangkan jamur dan bakteri pathogen yang menjadi penyebab penyakit pada tanaman dengan memproduksi enzim, toksin dan antibiotic.

Cara Aplikasi :

Semprot  : 500 ml GDM per tangki atau

Kocor   : 1 liter GDM dilarutkan pada 50 liter air

Penyemprotan dilakukan 10 hari setelah aplikasi herbisida dan setelah proses pembajakan lahan (1 hari sebelum tanam).

Sebelum melakukan aplikasi semprot sebaiknya tangki dicuci dahulu agar bersih dari bahan-bahan kimia yang melekat pada tangki dan saat penyemprotan setelan nozzle agak dilonggarkan (bukan kabut). Tanah yang disemprot harus dalam kondisi lembab/basah (tapi tidak tergenang air) agar kinerja bakteri dalam POC GDM dapat bekerja maksimal.

POC GDM membuat tanah menjadi sehat, gembur dan subur.GDM spesialis untuk pembenah tanah. “ TANAH SEHAT PENYAKIT AMBLAS“

Konsultasi Seputar PUPUK Organik Cair GDM 0812 2400 2400