Tips Pemasangan Mulsa untuk Tanaman Cabe

Tips Pemasangan Mulsa untuk Tanaman Cabe

Mulsa menurut Wikipedia adalah material penutup tanah pada budidaya tanaman untuk menjaga kelembaban tanah, menekan pertumbuhan gulma dan penyakit, sehingga tanaman dapat tumbuh dengan baik.

Ditinjau dari bahannya maka mulsa dapat dibedakan menjadi mulsa organic dan mulsa anorganik. Mulsa organic adalah mulsa yang berasal dari sisa-sisa tanaman, contohnya adalah daun, jerami, serbuk gergaji, potongan rumput dan lain-lain. Sedangkan mulsa anorganik adalah mulsa buatan manusia yang berasal dari bahan-bahan sintetis, contohnya adalah plastic, karung bekas dan lain-lain.

Kelebihan dan kekurangan mulsa organic adalah :

  • Dipasang setelah tanaman/bibit ditanam.
  • Harganya murah.
  • Mudah didapat.
  • Dapat terurai dan menambah kandungan Bahan Organik dalam tanah.

Kelebihan dan kekurangan mulsa anorganik adalah :

  • Dipasang sebelum tanaman/bibit ditanam.
  • Harganya mahal.
  • Tidak dapat terurai.
  • Lebih praktis dalam penggunaannya.

Pemilihan mulsa hendaknya berdasarkan efisiensi, kebutuhan dan ketersediaannya.

Tanaman cabe seperti halnya dengan tanaman budidaya yang lainnya juga menghendaki pemeliharaan yang optimal agar dapat memberikan hasil dengan baik. Pemberian mulsa merupakan salah satu langkah pemeliharaan yang diharapkan dapat menghasilkan panen yang lebih baik dan menguntungkan.
Penggunaan mulsa plastic hitam perak sudah sangat umum digunakan petani cabe. Penggunaan mulsa ini memang memerlukan sedikit keterampilan agar fungsi dan tujuan pemasangan mulsa dapat tercapai.

Berikut beberapa tips agar penggunaan mulsa plastic hitam perak pada budidaya tanaman cabe dapat berfungsi sebagaimana mestinya :

  1. Pasang mulsa pada saat panas matahari terik dengan tenaga kerja minimal 2 orang. Pada saat ini mulsa plastic dapat memuai/melar secara maksimal, sehingga pada saat dipasang dan ditarik dapat menutup dengan sempurna pada bedengan.
  2. Gunakan kaleng susu kental manis bekas yang dipanaskan atau alat bor khusus untuk melubangi mulsa plastic sesuai dengan jarak tanam.
  3. Jangan lupa tambahkan bahan/pupuk organic saat pengolahan tanah sebelum dibuat bedengan dan ditutup mulsa plastic.
  4. Penggunaan pupuk organic cair GDM akan sangat mempermudah aplikasi pemupukan sebelum maupun sesudah mulsa plastic dipasang. Demikian beberapa tips pemasangan mulsa plastic untuk tanaman cabe, akan lebih baik lagi apabila penggunaan pupuk organic cair GDM sejak awal dan rutin untuk hasil yang lebih optimal. Go Organik. Sukses selalu bersama Pupuk Organik Cair GDM.

Konsultasi Seputar PUPUK Organik Cair GDM 0812 2400 2400